Sunday, July 01, 2012

Diam Saat Berencana

Banyak sekali yang terkejut dengan berita terbaruku kemaren :)


Seperti yang sudah kubilang, kami bukan jutawan, jadi nggak mungkin punya keinginan membeli sesuatu, terwujud di hari berikutnya. Semuanya ada proses, ada rencana, ada langkah2.. tidak terjadi begitu saja. 

Tentu saja, kami sudah merencanakan beli rumah sejak beberapa tahun lalu. Tetapi baru terwujud sekarang. Memang, aku nggak pernah menceritakan detail bagaimana prosesnya, apa saja yang kami rencanakan, rumah seperti apa saja yang kami lihat, dimana saja lokasinya, apa saja yang terjadi diantaranya... karena aku pribadi memiliki keyakinan, dari duluuuuu, kalau sesuatu pasti gagal jika digembar-gemborkan terlebih dahulu. 
Nggak tau, apakah hal itu terjadi juga sama orang lain.. yang jelas, selalu terjadi padaku :)

Di dunia maya, aku memang tidak pernah berbagi rencanaku. 
Tapi kadang2 di dunia nyata, mau gak mau aku harus menjawab setiap kali ditanya sudah sampai mana perncarian kami... sayangnya, hal itu selalu membawa kegagalan. 
Jadi, selain berserah diri dan pasrah, sejak tahun kemaren, aku berniat untuk menutup rapat2 rencana kami soal rumah. Bukan perkara mudah tentunya :)
Sejak menemukan rumah yang kami beli ini, sampai detik kami menandatanganinya, tidak seorang teman pun tahu hal itu. Hanya keluarga inti, itupun kami tidak memberitahu secara detail, hanya garis besarnya saja. Kalender-lah saksi bisuku, tanggal sekian kami ngapain, ngapain dan ngapain hehehe.. 

Dan Alhamdulillah... ke"diam"anku membuat semua rencanaku dimudahkan olehNya... 

Sehingga, aku makin percaya.. semakin aku diam saat berencana, semakin besar peluang untuk berhasil... 
Dan hal itu membuatku skeptis saat melihat seseorang berkoar2 akan rencana2nya... bermulut besar sebelum berhasil... terlalu percaya diri mengumbar rencana2nya... padahal belum tentu itu jalan terbaik menurut Tuhan... 

Silence is (really) GOLDEN :)